MEDAN | WARTAPOLDA – Akses penghubung dua jalan yang biasa dilalui kenderaan roda dua di Kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan Barat Kota Medan kini ditutup, Rabu (29/7).
Penutupan permanen jalan oleh pengembang perumahan mengakibatkan terputusnya akses warga yang selama puluhan tahun menggunakan jalan tersebut.
Salah satu protes juga disampaikan oleh salah seorang warga melalui media sosial tiktok dengan akun Ahmad Mustofa.
Dalam unggahannya, akun tersebut menyoroti penutupan fasilitas umum yang diduga dilakukan tanpa persetujuan warga pengguna jalan.
Akun yang diunggah pada Kamis, 23 Juli 2026 menerangkan historis jalan yang dulunya bernama Gang Bunga Sugis Kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan Barat Kota Medan.
Namun karena dampak dari pembangunan komplek serta rumah ibadah yang berada dalam satu kawasan tersebut, jalan alternatif dari Setia ke Persatuan dan sebaliknya ditutup oleh pengembang.
Unggahan yang diposting akun tersebut juga menyebut keterlibatan mantan Kepling setempat.
“Jalan yang sudah dipergunakan puluhan tahun untuk mempermudah warga dari Jalan Persatuan ke Jalan Setia kini harus ditembok,” ungkapnya.
Untuk itu, masyarakat berharap kepada Walikota Medan, Rico Waas melakukan peninjauan ke lokasi serta menyampaikan kepada warga dasar penutupan jalan tersebut.
Jika telah terjadi penyimpangan soal penutupan jalan yang merupakan fasilitas umum, kiranya Walikota Medan segera melakukan langkah dan tindakan. (Red)
